MENGHITUNG MASA SUBUR WANITA
Menghitung Masa Subur Wanita | Rumus Menghitung Masa Subur
Menghitung Masa Subur Wanita – Setiap wanita diwajibkan tau kapan masa subur berlangsung. Apalagi bagi wanita yang sudah berumah tangga dan ingin mendapatkan momongan dengan cepat. Dan jika sudah punya momongan maka bisa diterapkan untuk meenjalani KB secara kalender.
Apa yang di maksud dengan masa subur wanita? Masa subur adalah suatu masa dalam siklus menstruasi perempuan dimana terdapat sel telur yang matang yang siap dibuahi, sehingga bila perempuan tersebut melakukan hubungan suami istri maka dimungkinkan terjadi kehamilan.
Menghitung masa subur wanita dapat diketahui dengan cara melihat dari siklus menstruasi, perubahan pada lendir servik maupun perubahan pada suhu basal tubuh.
Masa subur dapat di ketahui melalui siklus menstruasi. Nah berikut ini ada tips Menghitung Masa Subur Wanita dengan Siklus Menstruasi.
1. Siklus haid teratur
Jika anda mempunyai siklus haid yang teratur yakni 28 hari, itu lebih mudah mengitungnya. Hari pertama haid dihitung sebagai hari pertama. Masa suburnya terletak pada hari ke-14 dari siklus haid tersebut,
Pendapat lain mengatakan hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid.
Dicontohkan, jika seorang wanita mendapat haid mulai tanggal 7 Februari, tanggal ini dihitung sebagai hari pertama. Maka hari ke-14 yang jatuh pada tanggal 21 Februari merupakan masa subur. Jika dalam masa program menginginkan kehamilan, masa subur digunakan untuk melakukan hubungan suami istri. Jika tidak menginginkan kehamilan, maka hendaknya menghindari hubungan suami istri pada masa subur tersebut.
2. Siklus haid tidak teratur
Jika mempunyai siklus haid tidak teratur, tentunya lebih sulit mengetahui dan mengihitung masa suburnya, perhatikan siklus haid dalam 6 bulan berturut-turut, Catat jumlah hari dalam siklus haid selama 6 bulan atau 6 kali siklus haid anda. Jika siklus haid tidak teratur, maka tentu anda akan menemui siklus haid terpendek dan terpanjang.
Rumus :
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
Contoh:
Seorang wanita mendapat haid dengan siklus terpendek 25 hari dan siklus terpanjang 30 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).
Langkah 1 : 25 – 18 = 7
Langkah 2 : 30 – 11 = 19
Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-7 sampai hari ke-19.
Cara menghitung masa subur wanita secara tradisional didasarkan pada 3 asumsi, yaitu;
1. Ovulasi terjadi pada hari ke-14 tambah kurang 2 hari sebelum permulaan haid berikutnya.
2. Spermatozoa bertahan hidup 2-3 hari.
3. Ovum atau sel telur hidup selama 24 jam.
Oleh karena itu, menentukan masa subur pada siklus haid yang tidak teratur dengan:
1. Mengurangi 18 hari dari siklus haid terpendek, untuk menentukan awal dari masa suburnya.
18 = 14 + 2 + 2 -> hari hidup spermatozoa
2. Mengurangi 11 hari dari siklus haid terpanjang untuk menentukan akhir dari masa suburnya.
11 = 14 – 2 – 1 -> hari hidup ovum
Dari cara diatas diharapkan bisa membantu anda dalam menghitung masa subur wanita



[...] terjadi penekanan pada saluran indung telur.Pada bagian bawah perut dekat rahim terasa kenyal.Peluang hamil. Berkurang jika, penyakit miom tumbuh di saluran leher rahim, kerena leher rahim menjadi kecil dan [...]