PENCEGAHAN KANKER LEHER RAHIM

pencegahan kanker leher rahim
Pencegahan Kanker Leher Rahim dan Obatnya
Pencegahan Kanker Leher Rahim – Penyebab terjadinya kanker leher rahim adalah Human papilloma virus (HPV). Penyakit ini sering disebut dengan kanker serviks dan lebih terkenal dengan sebutan itu. Gejala yang ditimbulkan dari kanker ini berupa pendarahan di alat kelamin, namun gejala yang ditimbulkan kanker ini terlihat samar, tak jelas gejalanya hingga kanker memasuki stadium lebih tinggi. Di banyak negara berkembang, pencegahan kanker leher rahim dengan menggunakan pengamatan leher rahim (pap smear) sehingga dapat memperkecil kemungkinan insiden kanker leher rahim yg invasive ini. Sementara untuk perawatan dapat dilakukan dengan jalan operasi pada stadium awal, dan kemoterapi atau radioterapi pada stadium akhir.
HPV 16 dan 18 merupakan penyebab terbesar pada kasus kanker leher rahim di dunia. Waktu yang diperlukan dari terinfeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, sekitar 10 hingga 20 tahun. Sebagian besar proses terjadinya infeksi berlangsung tanpa gejala. Pada stadium awal tidak tampak adanya gejala yang khas dan biasanya malah tanpa gejala sama sekali. Gejala biasa dikenali pada stadium lanjut, ketika terjadi perdarahan post coitus, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah).
Faktor Risiko Kanker Leher Rahim
* Faktor Alamiah
Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan untuk pencegahan kanker leher rahim kita tidak bisa berbuat banyak. Semakin tua usia wanita itu, maka makin tinggi risikonya terkena kanker leher rahim/serviks. Tentu kita tidak bisa melakukan pencegahan kanker leher rahim yang terjadi karena proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker leher rahim. Tidak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker leher rahim. Ini tidak berarti Anda yang memiliki keluarga bebas kanker leher rahim dapat merasa aman dari ancaman kanker leher rahim. Anda dianjurkan tetap melindungi diri Anda terhadap kanker leher rahim.
* Faktor Kebersihan
Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan, yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal, dan bisa dikategorikan sebagai Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.
Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman. Ini merupakan hal yang paling dasar dalam pencegahan kanker leher rahim.
* Faktor Pilihan
Faktor pilihan merupakan hal-hal yang bisa Anda tentukan sendiri sebagai tindakan pencegahan kanker leher rahim, di antaranya berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda. Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV. Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. Bila Anda memutuskan untuk memiliki banyak anak, makin sering pula terjadi trauma pada serviks. Tidak melakukan pap smear secara rutin. Pap smear merupakan pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks. Dengan rutin melakukan pap smear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga memberikan hasil pengobatan semakin baik. Ini merupakan pencegahan kanker leher rahim yang cukup efektif
Pencegahan Kanker Leher Rahim
Pencegahan kanker leher rahim dapat dilakukan dengan program skrinning dan pemberian vaksinasi. Di negara maju, kasus kanker jenis ini sudah mulai menurun berkat adanya program deteksi dini melalui pap smear. Pencegahan kanker leher rahim dengan vaksin HPV akan diberikan pada perempuan usia 10 hingga 55 tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke nol, satu, dan enam. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa respons imun bekerja dua kali lebih tinggi pada remaja putri berusia 10 hingga 14 tahun dibanding yang berusia 15 hingga 25 tahun.
Pengobatan Herbal Kanker Leher Rahim
Jika pencegahan kanker leher rahim tidak berhasil dan anda harus menjalani pengobatan pilihlah pengobatan dengan herbal. Pengobatan herbal kanker leher rahim dengan xamthone plus yang terbuat dari keseluruhan bagian buah manggis ( garcinia mangostana ), Bunga roselle, apel, anggur dan madu murni. Xamthone plus mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari kekuatan vitamin c dan E . Xantone bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.
Awalnya banyak yang tidak percaya bahwa kanker leher rahim dapat disembuhkan tanpa operasi dengan menggunakan jus manggis xamthone plus. Tetapi setelah banyak yang mencoba dan berhasil, khasiat jus manggis dalam mengobati kanker leher rahim pun menyebar dari mulut ke mulut.
Berikut adalah testimoni yang berhasil sembuh dari penyakit kanker leher rahim:
Nama : Bu Ari
Asal : Mataram, NTB
Umur : 42 tahun
Profesi : Ibu rumah tangga
Penyakit : Kanker Leher Rahim
Saya minum 3 botol XAMthone Plus kurang lebih 3 minggu, kankernya sembuh. Saya juga sudah periksakan diri ke dokter dan hasilnya dinyatakan kanker saya sembuh. Saya minum 3 sendok makan pagi dan malam sebelum makan. Sampai saat ini saya tetap minum XAMthonePus.
Nama : Bu Mustarip
Asal : Mataram, NTB
Umur : 50 tahun
Profesi : Pegawai Negeri Sipil
Penyakit : Kanker Rahim
Minum XAMthone Plus 1 botol hari ke-3 ada perubahan, perutnya panas, 10 menit kemudian darah kental warna kehitam-hitaman keluar, seperti orang melahirkan. XAMthonePlus terus diminum sampai botol ke empat, kankernya sembuh. Saya minum 3 sendok makan setiap pagi dan 3 sendok makan setiap sore, biasanya saya minum sesudah makan.

