PENYAKIT GAGAL GINJAL

 

PENYAKIT GAGAL GINJAL

 

Cara Alami Mengobati Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

Penyakit gagal ginjal bisa menyerang setiap orang, baik pria maupun wanita. Tidak memandang tingkatan ekonomi. Bila gejala diketahui sedini mungkin, penderita bisa mendapat bantuan mengubah atau menyesuaikan gaya hidup.

Setiap ginjal pada umumnya memiliki berat sekitar 150 gram dan berukuran 11 cm dengan ketebalan 5 cm pada orang dewasa. Pada ginjal, darah sebanyak 350 kali setiap hari dengan kecepatan 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc fitrat glomerular per menitnya. Kecepatan glomerular inilah yang umumnya sering dipakai untuk melakukan tes terhadap fungsi ginjal.

Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya penyakit gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang diderita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :

  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi (glomerulonephritis).

Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.

Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana fungsinya.

Tanda dan

Inilah beberapa tanda atau gejala gagal ginjal yang perlu  Anda waspadai :

  • Kencing terasa kurang dibandingkan dengan kebiasaan sebelumnya.
  • Kencing berubah warna, berbusa, atau sering bangun malam untuk kencing.
  • Sering bengkak di kaki, pergelangan, tangan, dan muka. Antara lain karena ginjal tidak bisa membuang air yang berlebih.
  • Lekas capai atau lemah, akibat kotoran tidak bisa dibuang oleh ginjal.
  • Sesak napas, akibat air mengumpul di paru-paru. Keadaan ini sering disalahartikan sebagai asma atau kegagalan jantung.
  • Napas bau karena adanya kotoran yang mengumpul di rongga mulut.
  • Rasa pegal di punggung.
  • Gatal-gatal, utamanya di kaki.
  • Kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.

Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal

Jika kita dalam kondisi sehat setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi obat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (mutaber), Kontrol secara periodic.

Alternatif Pengobatan Penyakit Gagal Ginjal

Dengan pemberian Xamthone Plus dapat menyembuhkan penyakit gagal ginjal dengan cara alami, kandungan antioksidan dalam Xamthone Plus (ekstrak kulit manggis) adalah paling tinggi diantara sayuran atau buah yang ada 17000 ORAC per 100 gr ( Qxygen Radical Absorbance Capacity ).

Peran Antioksidan N-acetylcysteine (nac) Dalam Jus Manggis XAMthone plus Dapat Menormalkan Kadar Homosistein Pada Pasien Dialisis.Kondisi hiperhomosisteinemia (HHcy) hampir selalu terjadi pada pasien penderita gagal ginjal. Kejadiannya akan meningkat dengan menurunnya fungsi dari ginjal. HHcy dapat meningkatkan terjadinya penyakit ginjal kronik sebesar 85%, dan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler 20-40 kali lebih tinggi dibandingkan keseluruhan populasi. NAC dapat menurunkan kadar homosistein pada pasien hemodialisis kronik secara bermakna, meskipun kadarnya tidak dapat mencapai normal, namun bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal stadium akhir.

Penyakit Gagal Ginjal

Tags:

makalah penyakit ginjal,karya tulis ilmiah tentang kejadian penyakit gagal ginjal kronis,makalah tentang penyakit ginjal,sesak pada gagal ginjal kronik,makalah penyebab gangguan gagal ginjal kronis dan pengobatannya,sesak pada gagal ginjal,kenapa terjadi sesak pada gagal ginjal kronik,penyakit ginjal menyebabkan sesak nafas,penyebab bau mulut pada gagal ginjal kronik,penyebab mual pada ckd